Friday, April 19, 2024
HomeNasionalTenaga Ahli Kemenko perekonomian : Program Makan Siang Gratis Tidak Akan Pakai...

Tenaga Ahli Kemenko perekonomian : Program Makan Siang Gratis Tidak Akan Pakai Dana BOS

tabloidbongkar. com -Tenaga Ahli Kemenko Perekonomian untuk Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Ahmed Zaki Iskandar menegaskan, program makan siang gratis milik pasangan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tidak akan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah atau (BOS)

Ia menuturkan, sebagaimana simulasi program makan siang yang dilakukan pada 19 Februari 2024, di SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang. Dana untuk program ini akan berasal dari APBN tetapi di luar dana BOS reguler.

“Usulannya biar enggak liar isunya, usulannya dari Kab. Tangerang skema yang dipakai untuk pendanaan dari APBN nya melalui skema, seperti BOS atau melalui skema BOS yang dipisah rekeningnya tanpa mengganggu BOS yang reguler sekarang,” kata Ahmed Zaki saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (8/3/2024).

Dia menuturkan, dana untuk program makan siang gratis  bisa disalurkan melalui BOS spesifik atau BOS Afirmatif. Sehingga tidak menganggu dana BOS yang sifatnya reguler.

“Entah affirmatif entah itu spesifik untuk makan siang, yang pasti skemanya BOS. Karena lokusnya di sekolah bukan di rumah,” ujarnya.

Kendati demikian, Mantan Bupati Kabupaten Tangerang ini mengatakan  terkait asal anggaran program makan siang gratis bisa berubah. Lantaran Pemerintah masih menampung berbagai usulan.

“Jadi, apapun nanti ada usulan lagi yang sebelumnya mellaui DAK yangdikirim ke kab/kota kemudian dari Kab/kota dikirim ke sekolah-sekolah, tapi yang diusulkan oleh Kab. Tangerang adalah melalui skema bos,” ujarnya.

“Garis bawahi di luar atau tidak mengotak atik bos reguler yang sekarang berjalan. Jadi, ini bos tambahan,” ia menambahkan.

Sebelumnya diberitakan, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hingga pengurangan subsidi energi akan dipakai untuk membiayai program makan siang gratis milik pasangan capres Prabowo-Gibran. Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Dida Gardera pun mengklarifikasi kabar tersebut.

Dida mengatakan, hingga saat ini pemerintah belum memutuskan sumber anggaran untuk membiayai program makan siang gratis milik Prabowo-Gibran. Adapun, berbagai isu yang berkembang di masyarakat masih dalam bentuk usulan.

“Dari sisi pemerintah belum (diputuskan) itu, baru wacana-wacana yang memungkinkan anggarannya dari situ, kita belum kaji,” ujar Dida kepada awak media di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2024).

Adapun Dana BOS adalah bantuan pendidikan yang berasal dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Terkait sumber anggaran  untuk membiayai kegiatan simulasi makan siang gratis Rp15.000 per anak yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Anak buah Menko Airlangga menyebut anggaran berasal dari masing-masing pemerintah daerah yang bertindak sebagai sukarelawan atau volunteer.

“Itu inisiatif dari Pak Bupati (Kabupaten Tangerang). Jadi, ini masih secara pemerintah belum dalam begitu ya,” tutur dia.

Besaran anggaran makan siang gratis Rp15.000 per anak juga memungkinkan untuk berubah. Hal ini menyesuaikan dengan kondisi perekonomian di masing-masing wilayah yang beragam.

“Kebetulan di sana (Kabupaten Tangerang) Rp15.000-an mungkin makes sense tapi di IKN kan (beda),” kata dia.(Red. tb)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments