Friday, April 19, 2024
HomeKesehatanPraktisi Kesehatan : Cegah Sakit di Musim Pancaroba Dengan Pola Hidup Sehat

Praktisi Kesehatan : Cegah Sakit di Musim Pancaroba Dengan Pola Hidup Sehat

 

tabloidbongkar. com -Praktisi Kesehatan Masyarakat dr. Ngabila Salama Mengatakan Pancaroba membuat imunitas manusia cenderung menurun dan faktor kelembaban tinggi karena musim hujan membuat kuman seperti virus, bakteri, jamur, dan lain nya mudah masuk ke tubuh manusia.

Lanjut kata Ngabila Dari 80-90 % infeksi pernapasan pada anak & dewasa disebabkan oleh virus, terbanyak Respiratory Syncytial Virus / RSV, influenzae, flu singapura/ hand mouth foot disease (HMFD), COVID-19, adenovirus, rinovirus, parainfluenzae, campak, rubella, gondongan, cikungunya, DBD, dan lain nya . Ada juga bakteri seperti mycoplasma pneumonia.

Tetap yang utama pencegahan sakit dengan 3 cara:

1. Perilaku hidup bersih & sehat (PHBS) dikencangkan: dihimbau untuk memakai masker di keramaian, terutama pada yang sedang sakit sebaiknya tidak keluar rumah atau memakai masker di sekolah / ruang kerja / ruang indoor lainnya juga tentunya rutin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menjaga ventilasi udara, hindari asap rokok. Intinya PHBS adalah 3M memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. Dpt mencegah penyakit menular saluran nafas dan pencernaan

2. Imunisasi rutin lengkap pada anak ada 15 imunisasi gratis dr pemerintah dari anak sampai dewasa, vaksin COVID-19 usia 18 th ke atas gratis di puskesmas dan RSUD terdekat / berbayar di klinik / RS terdekat. Juga anjuran vaksin influenzae berbayar mandiri untuk usia 6 bulan ke atas terutama kelompok rentan: balita, lansia, ibu menyusui, ibu hamil, tenaga kesehatan.

3. Menjaga imunitas baik dengan terapkan pola hidup sehat fisik dan mental dengan CERDIK dan CERIA setiap hari

Untuk mencegah kematian kuncinya deteksi dini. Jika keluhan 2×24 jam tidak membaik, segera ke fasilitas kesehatan terdekat untuk diobati, pemeriksaan antigen dan PCR COVID-19 gratis di puskesmas untuk semua yang bergejala.

Jika ada indikasi pemeriksaan jenis kuman oleh dokter akan dilakukan PCR multiplex / panel virus untuk  mendeteksi beberapa  jenis virus dan bakteri termasuk Mycoplasma agar terapi lebih  spesifik sesuai jenis kuman penyebab. Pemeriksaan swab rapid test antigen sudah tersedia untuk mendeteksi cepat COVID-19 dan influenzae. Pemeriksaan darah & NS1 DBD juga gratis 7×24 jam di Puskesmas kecamatan DKI Jakarta.”kata Ngabila

Tidak menutup kemungkinan orang karena kondisi imunitas yang buruk bisa
terkena infeksi virus sekaligus 2 atau lebih jenis
virus dan bakteri lainnya.”pungkas Ngabila

Salam Ngabila Salama
Praktisi Kesehatan Masyarakat / Kepala Seksi Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Tamansari Jakarta / Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan Kemenkes RI .(Red. tb)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments