tabloidbongkar. com -Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengoptimalkan ruang kantor untuk menyimpan logistik Pemilu 2024 khususnya untuk wilayah Kecamatan Kemayoran.

Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma mengatakan, GOR Kemayoran yang seharusnya digunakan untuk menyimpan logistik Pemilu 2024 masih dalam tahap pembangunan.

“Untuk wilayah Kemayoran, kita optimalkan ruang aula di lantai 4 dan lantai 3. Jadi kita kosongkan lantai 3 untuk sementara, ASN-nya bisa bertugas di lantai 2 dan lantai 1,” kata Dhany usai menghadiri penerimaan logistik pemilu di GOR Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat.

Dhany menjelaskan bahwa dari delapan kecamatan di Jakarta Pusat, ada dua kecamatan yang tidak menyimpan logistik di GOR milik pemerintah kota.

Selain Kemayoran, Kecamatan Johar Baru juga tidak menyimpan logistik di GOR, melainkan di aula Kantor Kecamatan Johar Baru.

Dhany memastikan bahwa lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) tidak berada dalam titik rawan banjir, mengingat hari pemungutan suara digelar pada 14 Februari mendatang saat curah hujan diperkirakan sedang tinggi.

Menurut Dhany, titik rawan banjir di Jakarta Pusat (Jakpus) sudah diantisipasi, namun jika terjadi banjir rob dan tingginya curah hujan di hulu, berisiko membuat banjir TPS.

Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat mengusulkan agar titik TPS tidak berada sekitar aliran sungai, seperti Kali Utan Kayu di wilayah Cempaka Putih.

“Sungai Utan Kayu di Cempaka Putih sangat rawan ketika musim hujan. Biasanya kapasitas sungai terbatas sehingga ada limpahan. Namun semua sudah kita antisipasi, kecuali jika ada rob,” kata Dhany.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Pusat mulai mendistribusikan logistik Pemilu dari gudang kota ke delapan kecamatan wilayah Jakarta Pusat.

Distribusi logistik dimulai di Kecamatan Tanah Abang yang berada di GOR Tanah Abang.(RD.tb)