tabloidbongkar. com -Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya bertekad tetap membangun ulang dan revitalisasi pasar pada 2024 ini demi meningkatkan pelayanan serta sarana dan prasarana pusat perbelanjaan di Jakarta.

“Kami juga sedang melakukan penyelesaian pasar-pasar yang mangkrak┬ákarena pandemi COVID-19 lalu,” kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat.
Agus menjelaskan, dari target tersebut sudah terlaksana pada Februari 2024 dengan meresmikan dua pasar yakni Pasar Jatirawasari, Jakarta Pusat dan Pasar Cilincing, Jakarta Utara.
Kemudian, pada akhir Mei nanti, pihaknya juga akan melakukan peresmian lanjutan di Pasar Kalideres, Pasar Sumur Batu dan Pasar Heksagon.
Untuk pasar yang revitalisasi sedang berjalan yakni Pasar Jatinegara, Pasar Pramuka, Pasar Serdang, Pasar Cempaka Putih, Pasar Senen Blok VI, dan Pasar Jembatan Besi.
Selain itu, Pasar Jaya melakukan pengecatan 26 pasar pada 2023.
Pada 2024, pihaknya melakukan pengecatan 38 pasar yang sedang dilakukan di Pasar Induk Kramat Jati, Pasar Sunan Giri dan Pasar Palmerah.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono beserta jajaran Direksi Perumda Pasar Jaya menghadiri acara Peresmian Pasar Jatirawasari dan Pasar Cilincing pada Rabu (7/2).

Peresmian Pasar ini merupakan rangkaian HUT Perumda Pasar Jaya ke-57 Tahun dan diharapkan dapat memberikan peluang baru bagi para pedagang dan pelaku usaha lokal untuk berkembang dan bersaing secara lebih baik, terlebih sudah mendekati Ramadhan.

Sebelumnya, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya membangun dan merevitalisasi 10 pasar yang tersebar di wilayah DKI Jakarta pada 2022.
Kesepuluh pasar tersebut meliputi Klender, Heksagon Pasar Ikan Luar Batang, Petojo Enclek, Cilincing, Gandaria, Sumur Batu, Jati Rawasari, Kalideres, Kombongan dan Kwitang Dalam.
Selain Pasar Perumnas Klender, seluruhnya diterapkan konsep meminimalisir pembuangan air ke luar kawasan utama (zero run off).
Anggaran diperkirakan mencapai Rp15-20 miliar untuk satu pasar.(Red. tb)