Friday, April 19, 2024
HomePendidikanKemendikbudristek, Melalui (Puspeka) Dukung Penguatan Karakter

Kemendikbudristek, Melalui (Puspeka) Dukung Penguatan Karakter

tabloidbongkar. com -Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) menjalin kolaborasi lintas sektor untuk mendukung program penguatan karakter.

“Kolaborasi tersebut bertujuan untuk mensinergikan program Puspeka dengan tujuan masing-masing sektor,” kata Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti dalam keterangan resmi di Jakarta,

Kolaborasi ini dilakukan bersama 17 kementerian/lembaga (K/L), Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan, Komisi Nasional Disabilitas, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, serta United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF).

Adapun program yang dilakukan adalah penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila (PPP) sekaligus penuntasan tiga dosa pendidikan yakni perundungan, kekerasan seksual dan intoleransi.

Kemudian juga meliputi upaya mendorong iklim kebinekaan, inklusivitas dan kesetaraan pada satuan pendidikan, keluarga serta masyarakat yang menjadi bagian dari ekosistem pendidikan.

Suharti menyatakan kolaborasi antarsektor sangat penting termasuk dalam penguatan karakter karena akan menghasilkan sinergitas program yang dapat dilaksanakan secara bersama-sama.

“Mari kita perkuat kerja sama, berkolaborasi, saling berbagi pengalaman dan bekerja sama mencari solusi lewat program-program yang dapat disinergikan,” katanya.

Kepala Puspeka Rusprita Putri Utami menuturkan kolaborasi menjadi aspek penting dalam mengoptimalkan dan menyebarluaskan secara masif implementasi penguatan karakter serta penuntasan kekerasan di satuan pendidikan.

“Pekerjaan rumah kita ke depannya yaitu kolaborasi. Bagaimana bisa memetakan kembali masukan yang sudah diberikan untuk kemudian dieksekusi bersama menjadi sebuah program penguatan karakter yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Komisioner Bidang II Komisi Nasional Disabilitas Rachmita Maun Harahap pun menyambut baik adanya kolaborasi lintas sektor terkait program penguatan karakter.

Ia berharap, ke depannya kolaborasi tersebut akan terus berjalan guna memastikan pendidikan yang inklusif menuju pembangunan Indonesia inklusif sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Asisten Deputi Perlindungan Anak Kondisi Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prima Dea Pangestu juga berharap kegiatan ini dapat menyinergikan berbagai program penguatan karakter.

Sementara itu, Galuh Ibrahim dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila mengatakan kolaborasi program penguatan karakter merupakan bagian dari upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah terutama peserta didik.(S. tb)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments